BPBD Kabupaten Bekasi Terus Siaga, Penanganan Sisa Banjir dan Pengungsian Berjalan
ANATOMIRAKYAT.COM, CIKARANG PUSAT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor agar tetap meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan kondisi darurat kepada aparat desa maupun petugas BPBD setempat.
Upaya penanganan bencana terus dilakukan BPBD Kabupaten Bekasi melalui koordinasi lintas sektor, baik dengan dinas teknis, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), maupun Perum Jasa Tirta II. Koordinasi tersebut difokuskan pada percepatan penanganan tanggul jebol dan penguatan tanggul kritis di Kecamatan Muaragembong, Cabangbungin, dan Pebayuran guna mencegah terjadinya bencana lanjutan.
Di sisi lain, pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak banjir juga terus diupayakan. BPBD bekerja sama dengan Dinas Sosial, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Palang Merah Indonesia (PMI), TNI-Polri, serta relawan kebencanaan untuk memastikan para pengungsi mendapatkan bantuan yang diperlukan.
Hingga Kamis (5/2/2026), dua lokasi pengungsian masih beroperasi di Kecamatan Babelan, yakni di SDN 04 Buni Bakti dan Masjid Al-Hidayah Kampung Tambun Magih, Desa Buni Bakti, dengan jumlah pengungsi tercatat sebanyak 40 jiwa.
Sementara itu, BPBD mencatat sejumlah wilayah masih terdampak sisa banjir akibat bencana hidrometeorologi. Genangan air dengan tinggi muka air (TMA) berkisar antara 5 hingga 50 sentimeter masih ditemukan di beberapa desa di Kecamatan Pebayuran, Babelan, Tarumajaya, Muara Gembong, dan Tambun Utara.
Selain banjir, BPBD Kabupaten Bekasi juga mencatat terjadinya bencana longsor dan angin puting beliung di sejumlah titik. Dengan adanya kejadian tersebut, total bencana hidrometeorologi yang terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi mencapai 61 lokasi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, menyampaikan bahwa genangan yang masih terjadi merupakan sisa banjir yang belum sepenuhnya surut. Meski demikian, BPBD tetap siaga dan melakukan pemantauan di lapangan.
“Per pukul 17.00 WIB, masih terdapat genangan sisa banjir di beberapa desa. Tim BPBD bersama unsur terkait terus melakukan asesmen, evakuasi bila diperlukan, serta penyaluran bantuan logistik kepada warga terdampak,” kata Dodi. (adv)

